Minggu, 04 September 2016

Puisi kesedihan disekolah

Sebutir Kata,Setetes Air Mata

Sayatan itu merekah dengan datangnya malam
Seringai tersembunyi dibalik badai kegelapan
Kalian mainkan sandiwara kejam 
Demi melihat setetes air mata didalam terangnya bulan

Kalian tertawa terbahak
Kalian bersorak bahagia
Bersuka lihatku terluka 
Dalam kejamnya kata yang terlontar

Kalian ukir luka dihatiku
Dalam rapuhnya jiwaku
Kalian kucur air mataku
Dalam lemahnya jiwaku

Sekejam itukah kalian???
Buat mendung dalam pelangiku??
Bagai ombak dalam lautan?

Namun kini....tiada lagi jiwa yang lemah
Yang ada hanyalah jiwa yang kokoh
Jiwakuntelah berganti
Seiring bergantinya peradaban purbakala

Bocah yang terluka kini bersiap
Tuk' hadapi kejamnya badai kegelapan
Kan ia kumpulkan sakit hatinya
Agar sang' karma mendengar

Sang' karma yang kan balas semuanya
Yang telah kalian perbuat
Membuat damai.......
Dalam damainya jiwaku

Kini tak kan ada lagi lagi isak tangis
Yang ada hanyalah sebutir kata
Tak' kan ada pula deraian air mata
Yang tinggal hanyalah setetes air mata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar